Polres Konut Didesak, Segerah Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana Hibah Masjid Kec. Asera

Kompasupdate.id – Dugaan penyelewengan bantuan dana hibah pembangunan masjid Baburrahman Kel. Asera Kec. Asera Kab. Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra) terus menjadi topik perbincangan hangat ditengah masyarakat.

Dana hibah senilai Rp 300.000.000 yang dikucurkan pemerintah daerah melalui  Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) sekretariat daerah Konawe Utara tahun anggaran 2023, diduga “disunat” oleh oknum panitia pembangunan masjid yang tidak bertanggung jawab

Hal ini memicu kekhawatiran dan kekecewaan masyarakat, yang mempertanyakan transparansi serta akuntabilitas pengelolaan dana tersebut.

Menanggapi masalah ini. Bupati LSM Lira Konawe Utara, Burnawan, S.Hut yang dikenal gigih memperjuangkan hak-hak masyarakat, turut angkat suara. Ia menegaskan bahwa, pihaknya akan terus mendesak aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

BACA JUGA:  Putusan Mahkama Agung RI, PT.KMS 27 Kalahkan PT. Antam Pada Perkara IPPKH Block Mandiodo

“Kami sangat prihatin dengan kasus ini. Dana sebesar itu seharusnya bisa dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan umat. Namun kenyataannya justru terjadi dugaan penyimpangan yang merugikan masyarakat,” Ujar Burnawan saat melihat kondisi bangunan masjid Baburrahman Kel. Asera, Selasa. 14/10/2025

Pria yang akrap disapa bang Bur ini, juga menyoroti lambatnya proses penyelidikan pihak berwenang. padahal sebelumnya kasus tersebut telah dilaporkan oleh masyarakat sejak tanggal 17 februari 2025

“Polres konawe utara harus segera melakukan langkah konkret dalam mengusut kasus tersebut. Ini bukan soal jumlah uangnya, tapi soal kepercayaan. Jangan sampai kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan sistem penegakan hukum terkikis karena kasus sperti ini,” Tegasnya

BACA JUGA:  Diskominfo Tegaskan, Peristiwa Kebakaran Gudang BKAD Konut dan Penggeledahan KPU Tidak Berkaitan
Bukti Laporan Masyarakat Tertanggal 17 Februari 2025

Hal senada juga disampaikan beberapa tokoh masyarakat setempat yang memperkuat desakan terhadap aparat penegak hukum.

Mereka berharap, APH segerah mengusut kasus ini secara transparan agar pelaku yang terlibat dapat diungkap dan diberi sanksi sesuai hukum yang berlaku.

“Kami harapkan polres konawe utara secepatnya mengambil tindakan agar persoalan ini bisa terungkap, dan menjadi pelajaran bagi pihak lain untuk tidak bermain-main dengan bantuan dana masjid,” Pungkas seorang tokoh masyarakat yang enggan di sebutkan namanya

error: Content is protected !!